Hidup, hadir dengan segala permasalahannya. Tiada kehidupan
yang hadir tanpa masalah. Karena bukan kehidupan namanya jika tanpa ada yang
namanya masalah. Karena masalah tersebut adalah bumbu-bumbu kehidupan.
Begitu banyak orang yang mencari solusi dalam kehidupannya
terhadap masalah. Ya, tentu saja, setiap orang menginginkan terselesaikannya
masalah. Tiada manusia yang mau mendapatkan masalah yang berkelanjutan, pada
umumnya dan pada dasarnya, tiada manusia yang menginginkan masalah.
Mencari solusi dari masalah, biasanya mereka akan mencari
dulu apa masalahnya. Kemudian menganalisis seberapa jauh masalah tersebut. Pada
umumnya, mereka akan mencari referensi dari sejarah yang telah berlalu agar
mereka tidak terjatuh dalam masalah yang sama. Ada pula mereka yang
berkonsultasi kepada orang yang lebih tua untuk
menemukan solusi cerdas. Yang anehnya, lumayan banyak orang indonesia
yang mencari solusinya ke dukun dan para normal, atau orang pintar. Mending mereka
berkonsultasi kepada psikolog, ini? lah
mereka berduyun-duyun pergi ke dukun. Na’udzubillah.
Dalam islam, diajarkan ketika ada masalah pasti ada
solusinya. Karena setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Pertanyaannya adalah dari mana datangnya
kemudahan? Kemudahan tidak akan mungkin datang kecuali dari Allah. Tinggal bagaimana
kita menjemput kemudahan tersebut.
Hidup hadir dengan masalah, islam hadir dengan segala bentuk
solusi. Apa sih sebenarnya solusi yang
ditawarkan islam? Mungkin hal inilah yang akan muncul di dalam benak kita. Ya,
kita akan coba jawab. Dan jawabannya adalah di dalam surah al-Baqarah ayat 45. “
Dan Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu”. Nah, ini dia. Kenapa meski
sabar dan sholat?
Kenapa sabar yang pertama disebutkan? Kira-kira kenapa
ya? Sabar adalah tindakan untuk menerima
segala ketentuan Allah yang bersifat pasif. Sedangkan sholat yang diletakkan
setelah sabar merupakan sebuah tindakan aktif yang menunjukkan bahwa pengaduan
kita atas ketidakberdayaan kita atas suatu kesulitan hanya tertuju kepada-Nya. Karena
sholat merupakan sarana berdialog antara hamba dan Tuhannya, atas apa yang
diminta dan diinginkan, ya tentunya disaat semua yang telah kita lakukan tidak
lagi menemukan jalannya.
Nah, yang memberikan masalah adalah Allah, ya jelas kita
harus mengadu kepada-Nya. Kita harus meminta kepada-Nya juga tentang solusinya.
Karena sholat merupakan tiangnya agama. Hal ini dibuktikan oleh Rasulullah,
ketika beliau mendapatkan masalah beliau bersegera melaksanakan sholat. Bagi Rasulullah
saw, sholat adalah sebuah kenikmatan dan kesenangan. Ia merupakan permata hati,
pelipur lara dan penghapus duka. Karena dengan sholat, Allah akan memberikan
ketenangan bagi kita. Tentunya harus dengan kekhusyukan.
Energi ketundukan seorang mukmin adalah pilar utama
kehidupan. Dan cara menunjukkan ketundukan tersebut haruslah dengan mengerjakan
sholat, karena sholat merupakan tiang agama.
Sebelum kita jauh-jauh mencari solusi, yuk perbaiki sholat
kita.






0 komentar:
Posting Komentar