This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 24 Desember 2016

Catatan Hati Seorang Guru

Duhai cintaku, tahukah kalian bahwa menjadi guru bukanlah hal yang mudah. Tak semua orang pula ingin menjadi guru. Sebab, menjadi seorang guru memiliki tanggung jawab yang begitu besar. Tanggung jawab yang diamanahkan oleh orang tua-orang tua siswa yang menghantarkan anaknya ke sekolah. Tanggung jawab dalam proses pembelajaran. Tanggung jawab untuk membentuk karakter anak. Bukankah harusnya menjadi seorang guru seperti itu?
Duhai cintaku, menjadi guru bukanlah pekerjaan yang mudah. Mungkin di luar sana, ada banyak pekerjaan yang akan menanti. Yang penghasilannya akan lebih besar dibanding menjadi guru. Sebab menjadi guru takkan pernah kaya, tapi ada cinta disetiap tatapan yang diberikan.
Duhai cintaku, dengan penghasilan yang pas-pasan. Tiap guru tetap saja menikmati hidupnya sebagai guru. Mereka terus saja bersabar dalam tiap menghadapi tingkah siswanya, belum lagi menghadapi sikap orang tua yang berlebihan terhadap apa yang dilakukan guru. Padahal, harusnya orang tua mendukung setiap apa yang dilakukan guru. Sebab, yang kutahu guru akan mendidik dengan cara yang terbaik.
Duhai cintaku,pernahkah kalian menghargai setiap suara yang diberikan oleh guru kalian. Mungkin di kampusnya, gurumu menjadi orang yang paling didengarkan oleh mahasiswa lainnya. Tapi kamu? Berteriak sesuka hatimu di hadapan guru-gurumu. Apakah tak wajar guru harus marah ketika orang yang dicintainya mempermainkannya? Apakah guru harus sabar ketika orang yang ia cintai lebih dari ia mencintai dirinya sendiri menyakiti hati sang guru?
Duhai cintaku, marahnya guru adalah bentuk cintanya yang terbungkus dalam rupa yang tidak baik. Walau terkadang cinta tak selamanya terlihat indah. Tapi jika kamu mengerti, semakin sayang aku dan semakin cinta aku padamu, maka layaklah aku marah. Itu berarti aku masih mau memerdulikanmu.
Duhai cintaku, sampaikan kepada orang tuamu. Tiap guru mencintai siswanya. Jika tiba suatu saat nanti, kau tidak diperdulikan oleh gurumu lagi. Itu menunjukkan bahwa cinta sang guru terhadapmu mulai memudar. Walaupun, sang guru akan tetap berusaha kembali mencintamu.
Duhai cintaku, pernahkah kamu berpikir satu kali saja bahwa sanya sakitnya menjadi seseorang yang tak melakukan apa-apa, tapi dibenci? Pernahkah kamu melewati gurumu, tidak menyapa, malah mengucilkannya? Jika pernah, memohonlah ampun kepada Allah. Sungguh itu tidak baik diperbuat.
Duhai cintaku, mengapa aku mencintaimu? Sebab, aku melihat masa depan di setiap sudut matamu. Jika aku harus berjuang untukmu dan memperjuangkanmu. Apakah layak kamu menjatuhkanku ketika aku berjuang untuk membangkitkanmu?
Duhai cintaku, aku ingin mencintaimu setulus hatiku. Bukan dengan membanting meja dan kursi, memukul papan tulis dan melempar penghapus. Walau penghapus sengaja di lempar tak tepat sasaran.
Duhai cintaku, terkadang aku lelah mencintaimu. Apakah tak wajar ketika engkau tak menghargaiku, aku memberikan hukuman padamu? Sampaikan pada orang tuamu sayangku, jika aku tidak boleh menyentuhmu bagaimana aku bisa mendidikmu? Apakah orang tuamu mau menggantikan aku untuk mendidikmu dan teman-temanmu di sekolah? Jika iya, aku rela.
Duhai cintaku, terkadang aku kepikiran dari setelah keluar kelas sampai keesokan harinya. Apa yang harus kulakukan untuk membuatmu menjadi lebih baik. Aku terlalu sering membingung di dalam hidupku. Tak lelahkah engkau menambah-nambahi bentuk kebingungan dalam hidupku.
\


Selasa, 01 November 2016

Dalam Heningku

Dalam heningku, tiap detikku terasa pilu yang berdentang dan menyakitkan. Gemetar sang qalbu menyayat lara dan menghancurkan segala hasrat. Jiwa kemilu, merendah dan melayu. Dengan gamblang terlihat rusaknya suasana jiwa dan hati. Tiap memandang terlihat sinis tajamnya kehidupan. Menggelorakan perasaanpun terasa sajak yang salah. Ekspresi jiwa kian meruntuh dibantai sang badai. Kemelut jiwa terasa goyah, begitulah kemelut hidup. Saat hati terasa jauh dari-Nya. Hingga cinta salah rasakan.
Dalam sendiri kadang ku hampa. Merasakan kekosongan dalam sang jiwa. Entah rindu, entah cinta, atau aku tak mengerti apa yang tengah dirasa. Dalam sepi, aku termenung, merenungi atas apa yang telah diperbuat sang hati, sang raga, dan sang akal selama hidup ini. Hempas rasanya hidup ini, tak mengerti dengan arti kebahagiaan yang sesungguhnya. Kelak, harus menemukan jawaban untuk sang hati, untuk apa aku ada di dunia ini.
Dalam jiwa terasa panas, ingin membakar seluruh rasa dan dosa. Entahlah, begitu banyak dosa yang telah diperbuat. Ingin memperbaiki, tak tahu dimulai dari mana. Dosaku, tak terbilang jumlahnya. Hingga akal ini takut, takut akan kematian. Tak siap jika harus dipanggil sang pemilik jiwa. Sementara dosa kian bertambah. Dalam rinai ini, tetapku berjuang untuk menghapus dosa-dosaku, bagaimana caranya? Meraih ridho-Nya merupakan jalan satu-satunya, mendapatkan cinta-Nya adalah jalan ringkas namun lama. Membutuhkan proses yang sangat panjang.

Dosaku, ah sudahlah, aku selalu ketakutan jika memikirkan setiap dosaku. Aku takut, jika aku terus berkubang dalam dosa-dosaku. Aku takut, aku takut dosaku terus menghantuiku. Aku berusaha agar sang hati mampu menenangkan diri. 

Kamis, 28 Januari 2016

Hakikat Cinta

Kita hanyalah manusia biasa, yang tak luput dari kesalahan. Jelas saja setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Tapi Allah, sang pemilik cinta, akan tetap mencintai kita meskipun kita senantiasa menjauh dari-Nya. Allah mencintai hamba yang beriman dan bertaqwa serta orang-orang yang mau bertaubat. Meskipun dosa yang kita perbuat begitu banyak, Allah tetap saja memberikan kesempatan kepada kita untuk bisa bertaubat.
Allah, yang tiada Tuhan melainkan-Nya. Dengan segala rahmat yang diberikan kepada manusia, harusnya manusia bersyukur atas cinta yang diberikan Allah. Karena cinta Allah tidak terbatas bagi hamba yang ingin mendekatkan diri kepada-Nya. Setiap kegiatan kita haruslah membuat kita semakin mendekat kepada Allah, sebab cinta yang Allah berikan begitu luar biasa.
Dengan cinta-Nya, dengan cinta yang telah diberikan kepada kita, kita selalu melupakan setiap detik nikmat yang ada. Rentan kita mengkhianati cinta Allah, tapi Allah? Allah akan mengampuni kita ketika bertaubat. Maha suci Allah, yang langit dan bumi ada di dalam genggaman kuasa-Nya. Pantaslah kita melibatkan Allah dalam setiap kegiatan kita.
Jika ada kegiatan kita yang membuat kita menjauh dari Allah, maka kita harus meninggalkannya. Meskipun itu sholat, jika sholat kita tidak membuat kita semakin dekat kepada Allah, maka kita harus mencari sesuatu yang membuat kita tidak bisa merapat kepada Allah dan membuangnya. Hanya dengan khusyuklah kita bisa mendekat kepada Allah. Dengan poin, bahwa jika ada hal yang salah di sholat kita, maka kita harus meninggalkan yang salah itu, bukan meninggalkan sholatnya.
Begitu pula dengan perbuatan-perbuatan yang lainnya, jika mendatangkan kebaikan dan membuat kita semakin dekat dengan Allah, maka istiqamahlah.
Allah sang pemilik cinta, Dia yang maha pengasih mengasihi semua makhluk-Nya tanpa terkecuali. Meskipun seseorang tidak pernah melakukan ibadah bahkan orang yang non-muslim, Allah tetap mengasihi mereka. Begitu indah cinta sang pemilik cinta, mengasihi semua insan tanpa terkecuali. Semoga kita mendapatkan cinta dari sang pemilik cinta.
Allah sang pemilik cinta, Dia yang maha penyayang yang menyayangi semua hamba-hambaNya yang bertaqwa. Bukan hanya memberikan sembarang kasih, tapi jua memberikan sayang yang begitu indah. Ketika rasa sayang yang Allah berikan kepada sang hamba, maka ketenangan jiwapun akan diperoleh setiap insan yang saling mencinta dengan Allah.



Rabu, 27 Januari 2016

Cinta Or Nafsu

Cinta
Cinta tak kan pernah menjatuhkanmu
Sebab cinta, adalah sesuatu yang akan membangkitkanmu
Sebab cinta, bukan sesuatu yang akan melukaimu
Ia adalah sesuatu yang akan menggairahkan semangatmu
Jika kau mengerti makna cinta
Tentu kau tak kan pernah mengatasnamakan cinta untuk berbuat sesuatu yang dimurkai Allah
Karena cinta takkan pernah menjatuhkanmu
Menjatuhkanmu dalam perbuatan yang Tuhanmu larang
Karena cinta takkan pernah membawamu ke dalam segala bentuk kejahatan apatah lagi semua jenis kenistaan
Cinta
Jangan pernah kau mengatakan cinta
Jika kau hanya bisa bermain di belakangnya
Jika itu cinta
Tentu kau akan menjaga dirimu dan dirinya agar tidak terjerumus
Terjerumus ke dalam hal yang disenangi syetan
Mungkin
Mungkin kau takkan pernah ingin dikatakan bahwa kau adalah teman syetan
Semua orang akan seperti itu
Tapi
Bukankah ketika kita melakukan hal yang membuat syetan senang berarti kita temannya?
Tentu
Karena tidak ada teman yang akan membuat kita marah-marah, ia akan membuat kita senang
Cinta
Namamu sangat indah
Tapi sayang
Banyak orang yang menyalahgunakan namamu
Padahal mereka nafsu
Tapi mereka belagu menggunakan keindahanmu
Hati iblis bertopeng kemolekanmu
Karena kata-kata cinta itu memang lebih memesona
Hingga orang-orang terpana
Ketika mereka nafsu menggunakan nama cinta
Mereka bergelegat bahwa diri mereka adalah cinta yang sebenarnya
Padahal semu dan nafsu belaka
Itukah yang disebut cinta?
Tentu saja tidak seperti itu benarnya
Tapi memang banyak orang yang membungkus nafsu dengan cinta
Hingga kita tak tahu lagi membedakan yang mana yang asli atau palsu belaka
Hanya Tuhan yang tahu makna ini semua
Tugas kita sebagai insan biasa
Hendaklah memberikan sekelumit ilmu yang mudah diterima
Ya, oleh siapa saja
Jika kita berbuat kepada Allah sahaja
insyaAllah, akan diberikan jalan oleh-Nya
kamu tentu mau
mau untuk menemukan jalan cinta yang sebenarnya
ya, cinta itu memang indah
akan selalu indah
takkan pernah ia menjadi hina
jika ia tidak dijadikan sebagai bungkus dari nafsu
soal rasa?
Kita serahkan saja sama Yang Maha Kuasa
Yang penting kita ikhtiar saja
Soal cinta?
Cinta itu pada hakikatnya harus membuat kita semakin dekat dengan-Nya
Bukan malah menjauh

Sebab aku ingin mencinta-Nya